Strategi Katekis Sebagai Pendidik Iman Dalam Menghadapi Dampak Kecerdasan Buatan

Authors

  • Fransiska Kurnia Sekolah Tinggi Pastoral Santo Sirilus Ruteng, Manggarai, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53544/sapa.v8i2.475

Keywords:

katekis, kecerdasan buatan, strategi, pendidikan

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan respons dan kesiapsediaan katekis terhadap ancaman kecerdasan buatan yang mencoba menguasai kegiatan beragama. Teknologi kecerdasan buatan yang terus berkembang telah menggantikan pekerjaan manusia termasuk tugas pokok seorang katekis sebagai pendidik iman. Artikel ini ditulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Dengan metode kualitatif ini, peneliti mengumpulkan dan menganalisis data yang bersumber dari artikel, buku elektronik, surat kabar, dokumen, dan studi lainnya. Penelitian ini menghasilkan bahwa dalam menghadapi kemajuan teknologi kecerdasan buatan yang mencoba merebut tugas pokok katekis seperti halnya kejadian di Jerman, tuntutan untuk menentukan strateg-strategi yang relevan dan berlandaskan dengan nilai-nilai injil oleh katekis sebagai pendidik iman harus diperkuat agar jangan sampai umat minim menghayati pengalaman iman.  Dokumen-dokumen yang dikeluarkan Gereja memberikan penguatan kepada katekis di zaman kemajuan kecerdasan buatan ini agar dengan strategi-strategi yang dibuat tetap relevan dan dibutuhkan di tengah kemajuan kecerdasan buatan yang hampir seluruhnya menggantikan pekerjaan manusia, termasuk dalam kegiatan beragama.

Downloads

Published

2023-11-20

Issue

Section

Artikel